Sunday, March 10, 2019

Gangguan yang Timbul Akibat 'Kurang Piknik'


Info Penting/Kesehatan
Kesibukan kerja ataupun menyelesaikan tugas, rupanya banyak menghabiskan waktu dalam sehari. Mengingat aktivitas tersebut sudah jadi bagian dari rutinitas, terkadang membuat kebanyakan orang lupa untuk libur sejenak dan menerapkan gaya hidup sehat. 

Akibat bekerja secara berlebihan, kualitas hidup mulai mengalami penurunan. Berikut tanda-tanda bahwa kamu sedang dalam kondisi 'kurang piknik':

1. Mudah Cemas. 

Pikiran terus menerus terhubung dengan penyelesaian tugas dan berusaha mengejar deadline. Akibatnya timbul perasaan cemas berlebihan yang bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Jika kecemasan sudah mempengaruhi kondisi kejiwaanmu, maka kamu perlu mengambil jeda untuk menenangkan diri. Kamu dapat melakukan aktivitas sederhana, seperti berkebun, duduk santai di bawah pohon sambil menikmati teh dan aktivitas lainnya, guna mengusir kecemasan.

2. Kelelahan Tidak Berujung.

Terlalu sering terpapar rutinitas kerja dari pagi hingga malam, akan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental. Menurutmu, waktu seharian tidak cukup untuk istirahat. Sedikitnya jam tidur yang kurang berkualitas, membuatmu merasa kelelahan. Rasa lelah masih terbawa hingga hari esok. Tidak heran jika kamu terbangun dalam keadaan lesu dan tidak bersemangat.

3. Insomnia.

Kesulitan tidur bisa disebabkan oleh perasaan lelah dan pikiran yang masih mengganjal. Apabila insomnia terjadi dalam jangka panjang, akan menyebabkan berbagai masalah, seperti kurang fokus, kinerja otak menurun dan gangguan lainnya.

Menurut American Psychological Association, sepertiga generasi milenial kurang memenuhi standar waktu tidur, yaitu 8 jam dikarenakan insomnia. Sebagian lainnya mengaku kesulitan tidur lantaran terlalu banyak pikiran.

4. Sering Mengalami Sakit.

Bekerja atau melakukan aktivitas tiada henti, mampu mempengaruhi keseimbangan hormon dan mengganggu kesehatan fisik. Umumnya, orang akan mengalami nyeri lambung, mata lelah, nyeri punggung, sakit kepala serta memicu penyakit jantung.

5. Ceroboh dan Kurang Fokus.

Terlalu sering berkutat pada tugas sekolah maupun pekerjaan kantor, dapat menguras kinerja otak. Alhasil, pikiran menjadi suntuk serta mempengaruhi produktivitas seseorang. Dalam kondisi demikian, seseorang cenderung kurang konsentrasi sehingga lebih sering membuat keputusan yang salah atau bertindak ceroboh. Hal tersebut dapat terlihat dari penurunan kualitas kerja.

6. Pelampiasan Negatif.

'Kurang piknik' juga menggiring gaya hidup seseorang ke arah negatif. Pikiran cenderung mengacuhkan efek buruk jangka panjang. Mengkonsumsi makanan tinggi lemak jenuh (junk food), minum alkohol hingga menggunakan obat-obatan terlarang, telah menjadi pilihan untuk merasakan kesenangan sesaat.

7. Mudah Tersinggung. 

Ketika merasa sangat lelah, maka seseorang lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar. Bahkan melihat foto liburan teman di sosial media, bisa semakin memperkeruh suasana hati.

Masalah sekecil apapun akan mampu menyulut emosi dan orang lain terkena imbas. Selain mudah marah, seseorang juga lebih peka dengan hal-hal yang berbau menyedihkan. Jika dibiarkan larut dalam kesedihan, dapat memicu depresi maupun gangguan mental lainnya.

8. Pesimis.

Sikap pesimis berdampak pada kinerja yang lambat dan suka menunda pekerjaan. Otak yang seharusnya membutuhkan istirahat supaya bisa berpikir jernih, seringkali terabaikan.

9. Mengganggu Kehidupan Pribadi.

Kehidupan pribadi dengan keluarga beserta orang-orang terdekat menjadi terganggu, karena terlalu mementingkan tugas. Begitu juga hobi yang sebelumnya pernah digeluti, jarang atau sudah tidak dilakukan lagi.

Setiap orang memiliki tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan tugas sekolah, kuliah maupun pekerjaan kantor. Namun perlu diperhatikan pula kesehatan dan kebutuhan pribadi akan istirahat yang cukup. Apabila kelelahan sudah memuncak, tidak ada salahnya meluangkan waktu berwisata bersama keluarga atau teman. Kembali menekuni hobi juga dapat meningkatkan kemampuan otak.

Jika kamu sudah bekerja sesuai passion, hal itu memiliki sisi positif tersendiri. Meski demikan, kamu membutuhkan asupan nutrisi yang baik, supaya tetap sehat.

Disamping itu, memilih piknik di sela-sela kesibukan, tidak hanya membuat pikiran jernih tapi bisa membuka peluang munculnya ide-ide kreatif.

Bagikan

Jangan lewatkan

Gangguan yang Timbul Akibat 'Kurang Piknik'
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

1 komentar:

Tulis komentar
avatar
March 11, 2019 at 2:02 AM

Mudah tersingung itu yang sering saya alami.

Reply

Selamat datang di Blognya Mbak Cupid. Bagaimana tanggapan kamu tentang artikel ini? Yuk, kasih tanggapanmu di bawah ini ya!